Tutorial Penggunaan Aplikasi UNIQ

1. Tutorial Aplikasi UNIQ Pos

  1. Install Aplikasi UNIQ POS pada Google Play.
  2. Buka dan Login owner / pemilik perusahaan (email dan password).
  3. Pilih outlet.
  4. Pilih Operator (operator bertugas sebagai penanggung jawab outlet).
  5. Masukkan PIN operator.
  6. Pilih shif dan masukan cash awal.
Gambar 1 Navigasi

7) Sudah masuk ke menu utama, langsung masuk ke-Navigasi(kiri atas garis 3). Pada Navigasi terdapat beberapa pilihan seperti :

  • Transaction : Halaman utama untuk melakukan traksaksi penjualan.
  • Transaction History : Untuk melihat riwayat transaksi, pada menu ini kasir / operator bisa melakukan PRINT atau REFUND dan dapat melihat riwayat transaksi pada shif, hari, bulan, tahun sebelumnya.
  • Cash Management : Untuk melakukan pencataan pengeluaran yang bersifat mendadak untuk keperluan outlet.
  • Close Cash Register : Untuk melakukan tutup kasir atau tutup shif.
  • Setting : Untuk melakukan setting pada printer. Pada menu ini terdapat

2 jenis setting printer, pertama “Printer” untuk mengatur printer yang terkoneksi dengan aplikasi, kedua “Printer Server” untuk mengatur printer dengan kondisi 1 printer dan harus 2 atau lebih aplikasi yang berhubungan dengan printer tersebut dalam 1 outlet.

Logout : Untuk keluar sebagai operator, atau untuk mengganti operator.

Gambar 2 Sub-menu.

  1. Pada tampilan menu utama terdapat sub menu yang terletak pada kanan atas (3 titik kebawah). Ada beberapa sub menu antara lain :

Pending Print

: Untuk melihat nota yang gagal di print.

Show Extra Menu

: Untuk menampilkan Extra Menu yang berada di sebelah kanan

  

tampilan produk.

Reservation

: Untuk melihat reservasi.

Run Out of Stock

: Untuk merubah menu atau mengelompokan menu dengan stok

  

yang hampir habis atau sudah habis.

Product Catalog

: Untuk menambahkan Catalog / Produk yang akan dijual.

Send Report : Untuk mengirim Log atau kegiatan sehari-hari dalam aplikasi jika ada error atau kesalahan sistem.

  1. Langkah awal atur printer, pilih Setting pada NavigasiSettingPrinter > Add Printer.
  2. Pilih Printer Type (Bluethooth, Wifi, dan USB), lalu tes printer dan masuk ke halaman Printer Setting.
  3. Atur ukuran kertas printer (58mm atau 72mm) dan pilih ON pada fitur printer di bawahnya (Print Kitchen, Print Close Shif, dan Print Reciept).
Gambar 3 : Halam Utama
  1. Kembali ke halaman utama atau halaman transaksi dengan pilih NavigasiTransaction. Dari kiri ke kanan, kategori produk, menu utama, extra menu, order summary.
  2. Ada beberapa jenis menu utama. Menu utama dengan varian menu, menu utama dengan Link (tambahan atau permintaan kusus dari pelanggan yang sudah kita siapkan pilihannya), dan menu utama dengan extra menu. Semua bisa dikombinasikan secara bersamaan.
Gambar 4 Order summary

14) Pada order summary ada beberapa fitur seperti :

  • Pending Bill : Berfungsi menyimpan pesanaan yang akan dibayar nanti setelah.
  • Table List : Berfungsi melihat daftar meja pada outlet tersebut.
  • Produk : Berfungsi untuk mengubah pesanan pada salah 1 produk (menambahkan Note, mengganti harga, mengganti jumlah beli, memberi diskon, memberi promo FREE) dan menyimpan perubahan tersebut dengan fungsi SAVE.
  • Edit : Berfungsi memberikan Taxes (diskon yang sudah di atur), diskon per nota, dan voucher per nota.
  • Payment : Berfungsi untuk memilih apakan order tersebut akan langusng di bayar (PAY) ? atau order tersebut disimpan dahulu (SAVE) ? atau mengulang order dari awal (RESET BILL) ?
Gambar 5 Payment.
  1. Saat melakukan Payment terdapat beberapa isian yang harus di isi oleh kasir / operator.

Pelanggan

: Isi nama pelanggan sebagai informasi laporan.

Jumlah Tamu

: Sebagai laporan pada report di webite maupun di WhatsApp.

Lama Antrian

: Berapa menit perkiraan pelaggan mendapatkan pesanannya.

PIN

: Diisi oleh kasir / operator, berfungsi agar tidak ada orang lain

yang dapat mengoprasikan aplikasi selain kasir / operator.

– Nomor meja pelanggan.

  1. Selanjutnya menuju halaman Payment dengan memilih fungsi PAYMENT -> PAY.
Gambar 6 Halaman payment.

17) Pada halaman Payment terdapat beberapa fitur seperti :

  • CASH : Untuk pembayaran tunai.
  • CARD : Untuk pembayaran dengan kartu ATM / uang elektronik (GoPay, OVO, dan lain-lain).
  • COMPLIMENT : Untuk pembayaran kusus dengan pelanggan adalah pemilik perusahaan sendiri.
  • PIUTANG : Transaksi dengan pembayaran bayar di kemudian hari.
  • DUTY MEALS : Untuk pembayaran kusus dengan pelanggan adalah pemilik perusahaan sendiri.
  • Send Receipt : Berfungsi mengirim nota pembelian dengan Email atau nomor WhatsApp
  • SPLIT BILL : Berfungsi untuk memisahkan satu nota menjadi beberapa nota.
  • Isian Dibayar : Jumlah yang harus dibayarkan pelanggan.
  • FINISH : Berfungsi untuk mengakhiri transaksi.
Gambar 7 Tutup kasir.
  1. Terakhir adalah tutup kasir atau tutup shif dengan memilih fungsi NavigasiClose Cash RegisterClose Cash Register.
  2. Pada menu ini kasir / operator harus memasukan jumlah uang Cash yang diterima dan menghitung uang Card yang diterima dari transaksi shif ini. Lalu centang pada pointprint daily recap” untuk mendapatkan rekap harian atau laporan gabungan dari shif sebelumnya pada hari ini.
  3. Setelah melakukan tutup kasir, muncul halaman Pilih Operator dan melakukan login sebagai operator atau penanggung jawab outlet, memilih shif dan lakukan transaksi lagi.
  4. Terimas Kasih.

2. Transaksi Dengan Void.

Void adalah kondisi dimana produk sudah dipesan tapi pembayaran dilakukan setelah barang sudah jadi, tetapi saat proses pembuatan produk tersebut, pelanggan tidak jadi membeli atau membatalakan pesanan tersebut.

1) Pertama, pilih produk dan SAVE dengan memilih fungsi PAYMENTSAVE. Tentunya isian harus diisi terlebih dahulu supaya nota tidak tertukar dengan nota yang lain.

Gambar 8 Pending bill.
  1. Kedua, pilih fungsi Pending Bill. Pada menu ini ada beberapa fungsi seperti :
    • PAY : Melakukan pembayaran langsung tanpa mengubah isi nota atau mengubah produk yang sudah dipesan.
    • EDIT : Melakukan edit produk (mengurangi, menambah, mengubah).
    • PRINT : Melakukan print ulang untuk Kitchen.
    • MERGE : Untuk menggabungkan 2 nota menjadi 1 nota.
  2. Untuk melakukan VOID pilih fungsi EDIT. Lalu muncul halaman order summary dengan produk yang sudah di save tadi.
  3. Ketiga lakukan pengurangan jumlah produk yang dibeli dengan cara menekan fungsi “ – ” pada sebelah kiri nama produk
Gambar 9 Pin void.
  1. Kasir / operator akan mengisi PIN mereka untuk melakukan VOID.
  2. Lalu isi alasan kenapa pelanggan melakukan VOID atau kenapa tidak jadi membeli produk tersebut. Isi juga berapa jumlah produk yang akan di VOID, dan pilih SAVE.
Gambar 10 Order summary dengan produk void.
  1. Pada Order Summary akan bertambah 1 item produk dengan keterangan VOID dibawah nama produk, berarti produk tersebut berhasil di VOID.
  2. Terakhir lakukan pembayaran PAYMENTPAY, dan masukan jumlah uang yang diberikan pelanggan dan pilih FINISH.
  3. Transaksi dengan Void berhasil.

3. Transaksi Dengan Refund.

Refund adalah kondisi dimana pelanggan sudah memesan dan membayar produk, tetapi pelanggan tidak jadi membeli atau menggembalikan produk dengan alasan tertentu.

  1. Pertama lakukan transaksi, pilih produk dan lakukan pembayaran.
  2. Masukan uang yang dibayar pelanggan lalu pilih FINISH.
  3. Untuk melakukan REFUND kita pilih NavigasiTransaction History.
Gambar 11 Halaman riwayat transaksi.
  1. Kedua, pada menu ini terdapat beberapa transaksi yang sudah ada di shif sekarang, pilih transaksi dengan mencocokan nomor NOTA milik pelanggan dan nomor NOTA pada menu ini pada kolom “Invoice No. ”.
  2. Terakhir, jika sudah menemukan nota yang dicari pilih fungsi REFUND yang berada di bawah order detail. Kasir / operator perlu mengisikan alasan kenapa pelanggan melakukan

REFUND.

  1. Lalu pilih fungsi REFUND dibawah keterangan alasan refund.
Gambar 12 Transaksi dengan refund berhasil.

7) Transaksi berhasil Ter-Refund.

4. Transaksi Dengan SPLIT BILL.

Split Bill adalah membagi 1 nota menjadi 2 nota atau lebih, untuk menggunakan fitur split bill perlu membeli produk 2 atau lebih.

  1. Pertama, lakukan transaksi dengan memilih 2 atau lebih produk yang akan dijual.
  2. Kedua, lakukan pembayaran PAYMENTPAY, pada halaman PAYMENT pilih fungsi SPLIT BILL
Gambar 13 Halaman split bill.
  1. Halaman Split Bill sama seperti halaman utaman Transaction, bedanya produk yang ditampilkan adalah produk yang akan di Split Bill sebelumnya.
  2. Ketiga, pilih produk yang akan dibayar dibayar sendiri. Jika sudah memilih lakukan pembayaran PAYMENTPAY. Masukan jumlah uang yang dibayarkan lalu FINISH.
Gambar 14 Grand total produk sisa split bill.
  1. Terakhir, akan muncul halaman Payment dengan jumlah grand total yang berbeda dari pertama melakukan Payment, itu adalah grand total dari sisa produk yang belum dibayarkan.
  2. Masukan jumlah uang yang dibayarkan lalu FINISH.
  3. Transaksi dengan Split Bill berhasil.

5. Menambah Catalog / Produk

Proses menambahkan produk dilakukan oleh kasir / operator menggunakan Aplikasi Uniq Pos. Menambahkan produk di Aplikasi Uniq Pos tidak se-detail dengan di back office atau Web Uniq Pos. Penambahan produk dengan aplikasi bersifat mendesak, produk dapat diubah di Web Uniq Pos dengan memilih fungsi edit pada baris produk di halaman Product  Catalogue.

Gambar 15 Tambah produk.

1) Pada halaman utama pilih Sub MenuProduct Catalog.

Gambar 16 Tambah produk.

2) Muncul halaman Add Product, kasir / operator harus mengisi beberapa isian yang tersedia seperti :

  • Change Image : Untuk menambahkan gambar pada produk yang akan ditambahkan.
  • Product Name : Memberi nama produk yang akan ditambahkan.
  • Product Category : Memberi kategori pada produk, jika masih kosong kita tambahakan category dengan memilih fungsi “-Add New-”. Tulisakan nama kategori dan SAVE.
  • Stock Management: Hanya ada 2 pilihan, On atau Off. Pilih On untuk produk yang ada stoknya (gula, garam, kertas, kain, minyak, dan lain-lain ). Pilih Off saat produk tersebut tidak memiliki stok atau produk hasil olahan.
  • Buying Price : Harga beli Produk yang akan ditambahkan. – Selling Price : Harga jual Produk yang akan ditambahkan.
  • Menu Active : Terdapat 4 pilihan, Active On Sales untuk menu yang hanya aktif untuk transaksi penjualan. Active on Link menu yang hanya aktif di menu link / menu tambahan. No Active menu yang tidak tampil di halaman utama dan tidak aka nada transaksi yang menjual produk tersebut (produk tidak dijual). Active All menu yang aktif di semua jenis menu active.
  • ADVANCE MODE adalah pilihan opsional yang artinya boleh diisi dan tidak, jika ingin menggunakan advance mode, terdapat beberapa isian lebih lanjut seperti kategori, unit, barcode, dan SKU.

Product Type

: Tipe produk, jika kosong atau type tidak ada, bisa

  

ditambahkan dengan pilih “-Add New-”, masukan Type-nya

  

lalu SAVE.

Product SubCategory

: Pilih SubCategory dari kategori, jika kosong bisa

  

ditambahkan dengan pilih “-Add New-”, masukan

  

SubCategory-nya lalu SAVE.

  • Purchase Report Category: Laporan Penjualan kategori, jika kosong bisa ditambahkan
  

dengan pilih “-Add New-”, masukan Report Category-nya

  

lalu SAVE.

Unit

: Pilih jenis unit per penjualan (per Porsi, Pcs, Kg, Gram,

  

Box, Botol, dan lain-lain). Jika kosong atau unit tidak ada,

  

bisa pilih “-Add New-” untuk menambahkan, masukan Unit

  

-nya lalu SAVE.

Barcode (Opsional)

: Untuk memberi barcode pada produk yang akan

  

ditambahkan.

SKU (Opsional)

: Untuk memberi nomor ID produk.

  • Lalu pilih SAVE untuk menyimpan produk baru tersebut.
Gambar 17 Produk berhasil ditambahkan

3) Produk baru berhasil ditambahkan

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *